Baca Juga: 202 Pucuk Senjata Api Jenis Locok Diserahkan Masyarakat Kepada Polda Banten
Keesokan paginya, Rabu, 8 Januari 2020, pegawai itu melihat Harun Masiku keluar dari lift sambil menggeret satu koper. Menurut dia, Harun Masiku kemudian naik sebuah mobil berjenis mpv. Pagi itu, Harun Masiku tak menggunakan mobil Toyota Camry-nya dengan pelat nomor B-8351-WB yang terparkir di lantai P3. Mobil tersebut juga tercatat atas nama seorang perempuan karyawan swasta yang berdomisili di Jakarta Utara.
Jejak Harun Masiku sempat terpantau oleh tim penindakan KPK saat magrib. Mengenakan kemeja merah lengan panjang, menurut seorang saksi mata, Harun Masiku terlihat di depan Grand Café lantai 3 Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat. Sekitar setengah jam kemudian, Harun Masiku merapat ke sebuah stasiun bahan bakar umum di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, untuk bertemu dengan Nurhasan, penjaga kantor Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.
Baca Juga: Persekutuan Gereja Dan Lembaga Injili Rayakan Hut Ke 52 Dan Konsultasi Nasional
Sebelumnya, Nurhasan menghubungi Harun untuk menyampaikan instruksi yang diduga berasal dari Hasto, agar semua telepon seluler Harun Masiku direndam dalam air. Sekitar enam jam sebelumnya, KPK mencokok anggota KPU Wahyu Setiawan dan orang dekatnya, Agustiani Tio Fridelina Sitorus. KPK juga menciduk enam orang lainnya.
Sejak saat itu, Harun Masiku terus bersembunyi. Sempat ada yang bilang Harun Masiku di Kamboja. Namun tak jarang pula yang menyebut Harun di Indonesia
Artikel Terkait
Kabar Hasil Inspeksi FIFA Terhadap Kondisi JIS Telah Resmi Keluar, Simak Hasil Dan Faktanya
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Ketahuan Pengirimnya, Caranya Mudah Sekali, Simak Selengkapnya
Bukan Kaesang Pangarep, Ini Dia Calon Wali Kota Depok Yang Akan Di Usung PDI Perjuangan
Kata-Kata Malam Singkat, Cocok Di Ucapkan Kepada Teman, Pacar, Kerabat
Rocky Gerung Minta Maaf Telah Membuat Keonaran Atas Pernyataan Yang Dilontarkan Di Duga Menghina Jokowi