Keluhan tersebut berasal dari wali murid di SD Negeri 1 Tunjungsekar yang menemukan belatung di dalam kemasan makanan yang diterima siswa.
BGN Hentikan Operasional Sementara untuk Evaluasi
Setelah dua kejadian tersebut viral, Badan Gizi Nasional akhirnya mengeluarkan surat penghentian operasional sementara terhadap SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2.
Keputusan itu tertuang dalam surat bernomor 822/D.TWS/03/2026 yang diterbitkan pada Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa penghentian operasional dilakukan untuk proses evaluasi, pembinaan, serta perbaikan dalam pengolahan makanan.
Baca Juga: Viral! Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Bogor–Manggarai Terekam Video, Korban Berani Speak Up
“SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 untuk sementara dihentikan operasionalnya sampai dengan proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai,” tulis keterangan dalam surat tersebut.
SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Unggah Pesan Pamit
Melalui akun media sosial resminya, pihak SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 juga menyampaikan pesan kepada masyarakat terkait penghentian sementara aktivitas mereka.
Aktivitas Media Sosial Dinonaktifkan Sementara
Dalam unggahan video pada Rabu, 11 Maret 2026, pihak SPPG menyatakan bahwa akun resmi program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dinonaktifkan sementara waktu.
Baca Juga: Viral Ikan Bandeng MBG Sampang Berbelatung, SPPG Dalpenang Minta Maaf dan Ganti Menu
“Kami pamit. Sehubungan dengan adanya proses evaluasi internal, aktivitas akun resmi MBG akan dinonaktifkan sementara waktu,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Mereka menyebut jeda ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi serta memperluas jangkauan pelayanan.
“Jeda diambil untuk meningkatkan kualitas gizi serta jangkauan pelayanan kami. Kami akan kembali dengan semangat yang lebih besar,” tulis pernyataan tersebut.