Wadah Inspirasi - Lubang raksasa yang muncul di Kampung Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, terus meluas dan mengancam lahan warga.
Sawah, perkebunan, hingga jalan alternatif kini terdampak langsung oleh longsoran tanah yang terjadi berulang kali.
Perkebunan Kopi Warga Terancam Hilang
Salah satu warga Kampung Pondok Balik, Usman, kini pasrah menyaksikan tanah miliknya ikut terdampak lubang raksasa tersebut.
Baca Juga: Viral Sopir Bajaj Ngamuk Usai Disenggol Bus TransJakarta, Wiper Dipatahkan dan Penumpang Dievakuasi
Menurutnya, perkebunan kopi yang selama ini menjadi mata pencaharian keluarganya kini hanya berjarak sekitar 2 meter dari bibir lubang.
Dalam video yang diunggah akun Facebook Amri Gunasti Gayo, Usman mengatakan:
“Saya tinggal pasrah, yang ada saya minta izin pada tanah ini. Anak saya sudah saya besarkan, sudah saya kuliahkan, sudah saya kawinkan dan berumah masing-masing. Semuanya dari bibit tanah ini.”
Baca Juga: Debut Gemilang Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand 2026, Buka Harapan Baru Balap Indonesia
Usman menambahkan bahwa dirinya hanya bisa mengikhlaskan tanah yang telah 30 tahun lebih dimilikinya:
“Jadi, saya harus ikhlas walaupun ini dalam pembicaraan kita dibilangnya bencana. Tapi saya harus ikhlas karena sudah sampai waktunya.”
Jalan Alternatif Warga Terdampak Longsor
Jalan alternatif yang dibuat warga karena jalan utama telah hilang kini ikut terkena dampak.
Baca Juga: REKA Bogor Audiensi dengan Wali Kota, Siapkan Strategi Menuju Jejaring Kota Kreatif UNESCO
Sejak 20 Februari 2026, jalan ini ditutup, sehingga warga harus melewati jalur lain yang lebih memutar dan memakan waktu lebih lama.
BRIN: Fenomena Longsoran, Bukan Sinkhole
Menurut Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), lubang raksasa di Aceh Tengah bukanlah fenomena sinkhole.