Wadah Inspirasi - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur semakin serius dalam memperluas program Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui pendirian dapur khusus di setiap kecamatan.
Langkah ini ditandai dengan rapat koordinasi yang berlangsung di kantor Bapperida Luwu Timur pada Rabu (27/8/2025). Pertemuan tersebut menghadirkan perwakilan dari perangkat daerah, camat, serta Satuan Pendidikan Penyedia Gizi (SPPG) untuk membahas kesiapan lokasi dapur di 11 kecamatan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Masdin, menekankan bahwa pelaksanaan program MBG harus diawasi secara ketat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ia juga meminta agar setiap kendala yang ditemukan segera dilaporkan.
“Program ini menyangkut gizi anak-anak, jadi pengawasan tidak boleh longgar. Koordinasi berkelanjutan sangat penting untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana,” ucapnya.
Kepala Bapperida Luwu Timur, Dohri Ashari, menambahkan bahwa pihaknya bersama Satgas MBG akan rutin melakukan evaluasi. Ia juga mendorong keterlibatan sekolah dalam mengawasi kualitas makanan sebelum dibagikan kepada siswa.
Selain itu, dinas kesehatan diminta melakukan pengecekan berkala baik pada lingkungan dapur maupun mutu makanan yang disajikan.
Komang Ardika, perwakilan SPPG Towuti, mengapresiasi langkah Pemkab yang semakin serius mempercepat pembangunan dapur MBG. Menurutnya, kehadiran dapur di setiap kecamatan dapat mengurangi rasa iri antar sekolah yang sebelumnya belum mendapat giliran program.
“Saat ini dapur MBG baru berjalan di Malili dan Towuti. Harapan kami, pembangunan di kecamatan lain bisa segera terealisasi agar pemerataan gizi bagi siswa benar-benar tercapai,” ujar Komang.
Dengan adanya percepatan ini, Pemkab Luwu Timur menargetkan seluruh kecamatan dapat memiliki dapur MBG sehingga program nasional pemenuhan gizi anak dapat dirasakan secara merata.
Artikel Terkait
Turnamen Bulutangkis Sulawesi Resmi Bergulir di Luwu Timur
Pemkab Luwu Timur Sosialisasi Rokok Ilegal dan Kawasan Tanpa Rokok di Burau