news

Nuzulul Qur’an 1447 H, PUI Teguhkan Dakwah dan Peran Santri

Kamis, 12 Maret 2026 | 19:21 WIB
Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H, PUI gelar khataman dan buka bersama. Momentum memperkuat dakwah, pendidikan, serta peran santri menjaga moral dan peradaban umat. (Sumber Foto: PUI Pusat)

Wadah Inspirasi - Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang digelar 12 Maret 2026 di Gedung Dakwah dan Islamic Center, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, diisi dengan khataman Al-Qur’an dan buka bersama. Kegiatan yang diselenggarakan Persatuan Ummat Islam (PUI) ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen umat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus memperkuat peran santri dalam menjaga moral dan peradaban bangsa.  

Turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW menandai lahirnya peradaban Islam yang menjunjung tinggi ilmu, akhlak, kebenaran, dan keadilan.  

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:  

"Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang benar dan yang batil."  

(QS. Al-Baqarah: 185)  

Baca Juga: Java Jazz Festival 2026 Digelar 29–31 Mei di NICE PIK 2, Hadirkan Ella Mai hingga Jon Batiste

Penasihat DPP PUI, Prof. Dr. KH. Achmad Tjachja Nugraha, menegaskan bahwa Nuzulul Qur’an harus dimaknai sebagai dorongan untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an, menjadikannya panduan setiap langkah dan nafas.  

Al-Qur’an, menurutnya, tidak hanya menjadi pedoman ibadah, tetapi juga memberi arah dalam kehidupan sosial, pendidikan, hingga pembangunan peradaban umat.  

“Peringatan Nuzulul Qur’an seharusnya memperkuat kesadaran umat bahwa Al-Qur’an adalah sumber nilai dan inspirasi dalam membangun kehidupan yang beradab, berilmu, menjunjung kebenaran dan keadilan. Al-Qur’an dapat menjadi rujukan penyelesaian permasalahan kehidupan,” ujarnya.  

Baca Juga: Yamaha NMAX Turbo Jadi Motor Touring Andalan Jelang Lebaran, Ini Fitur Canggih dan Performa Andalnya

Ia juga mengingatkan firman Allah yang pertama kali turun kepada Nabi Muhammad SAW:  

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan."  

(QS. Al-‘Alaq: 1)  

 

Halaman:

Tags

Terkini