Ibu Hamil 8 Bulan di Takalar Meninggal, Keluarga Soroti Layanan Puskesmas

Photo Author
Zuwandy.B.Andi P Oesman, Wadah Inspirasi
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 10:33 WIB

Foto : Ibu hamil yang diduga lambat di tangani oleh pihak puskesmas sanrobone.  @lontara.day
Foto : Ibu hamil yang diduga lambat di tangani oleh pihak puskesmas sanrobone. @lontara.day

 

Wadah Inspirasi - Seorang perempuan bernama Shelly Agustina Bahar (25), warga Desa Sanrobone, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, meninggal dunia usai mengalami kondisi darurat saat hamil delapan bulan, Selasa (19/8/2025).

Menurut keterangan ibunda korban, Herningsyah (45), Shelly tiba-tiba pingsan sekitar pukul 03.00 dini hari dengan kondisi keluar busa dari mulut dan hidung.

Dalam keadaan panik, Herningsyah segera menuju Puskesmas Sanrobone yang berjarak hanya sekitar 50 meter dari rumahnya. Ia meminta bantuan mobil ambulans, namun petugas piket menyebut tidak ada sopir yang bertugas.

Baca Juga: Kian Bringas! Persib Bandung Dirumorkan Deal Eks Bek AS Roma, Pernah Bela Timnas Italia

“Saya sudah minta, tapi katanya tidak ada sopir. Saya sempat masuk lagi untuk memastikan, tapi tetap tidak ada jawaban,” ujar Herningsyah kepada Tribun-Timur, Kamis (21/8/2025).

Akhirnya, keluarga memutuskan membawa Shelly menggunakan mobil pikap milik tetangga menuju RSUD Padjonga Daeng Ngalle. Sesampainya di ruang persalinan, Shelly sempat mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tak tertolong.

“Kata perawat, penyebabnya hipertensi,” tutur Herningsyah.

Shelly yang diketahui berprofesi sebagai anggota Satpol PP Takalar itu masih aktif bertugas meski sedang hamil besar. Ia menikah dengan Niswar (29) pada September 2024.

Menanggapi kejadian ini, Plt. Kepala Puskesmas Sanrobone, dr. Suntari, menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan berjanji akan melakukan evaluasi internal.

“Kami akan melakukan audit untuk memperbaiki pelayanan masyarakat,” ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Zuwandy.B.Andi P Oesman

Sumber: Tribun-Timur | Lontara.Today

Tags

Rekomendasi

Terkini

X